Menurut data yang dimilik Ericsson, di tahun 2013 kemarin rata-rata pengguna smartphone menggunakan data internet sebesar 0,6 GB per bulannya, sementara pengguna tablet mencapai 1 GB per bulannya.Dalam lima tahun ke depan, besaran data internet yang digunakan para pemilik perangkat
mobile diperkirakan akan semakin melonjak. Di tahun 2019 nanti, Ericsson memprediksi rata-rata pengguna
smartphone akan menggunakan data internet sebesar 2,2 GB per bulan, sedangkan tablet 4,5 GB.
Hal itu jelas memberikan keuntungan bagi operator seluler penyedia layanan data internet.
Revenue
yang mereka dapat dari sektor layanan data internet saat ini menjadi
jauh lebih besar dibandingkan keuntungan yang mereka dapat dari layanan
panggilan telepon (
voice) ataupun SMS.
Presiden Direktur
Ericsson Indonesia Sam Saba menjelaskan bahwa di masa mendatang layanan
data internet akan menjadi sumber keuntungan utama para operator
seluler di Indonesia.
Average revenue per user (ARPU) yang didapat dari layanan data internet akan semakin melonjak dari tahun ke tahunnya.
Namun
Saba memaparkan ada enam hal yang patut diperhatikan oleh para operator
seluler untuk dapat terus menggenjot penghasilannya dari sektor layanan
data internet. Di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Operator harus mampu secara konsisten menghadirkan paket-paket internet baru yang mampu menarik perhatian konsumen.
2. Infrastruktur jaringan harus diperkuat agar pengguna mendapatkan pengalaman positif.
3. Membangun kepercayaan konsumen dengan cara menyediakan fasilitas
customer service yang mampu menjelaskan detail produk pada konsumen.
4. Paket internet yang ditawarkan harus mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan pengguna yang semakin hari semakin spesifik.
5. Tidak hanya menawarkan konektivitas, operator harus bisa membangun ekosistem aplikasi yang fungsional dan tepat guna.
6. Membangun kerjasama dengan industri lain.